Segera saja aku menuju WC di ruang atas. Link Bokep “Ngg…, nggak kok…”, jawabku gelagapan. Lima belas menit kami dalam berada dalam posisi seperti itu. Aku rasanya ingin pipis. “Pak, saya boleh nunggu dulu di sini, ya?”, tanyanya dengan suara serak-serak basah. Segera saja aku menuju WC di ruang atas. Wah…, kalau begini, bisa panjang nih urusannya…, pikirku ngeres.Dan ternyata benar! Hanya tinggal aku dan Dian. Aku rasanya ingin pipis. Buah dadanya sangat besar. “Bapak mencari ini ya…”, tiba-tiba terdengar suaranya sayu sambil menunjukkan kantong kecil putih di tangannya. Kedua tangannya bertumpu di atas meja sekretariat. Saya mau ke kamar kecil sebentar”. Kedua tangannya bertumpu di atas meja sekretariat. “Tentu boleh dong, nggak bawa payung ya, Dian?”.“Biasanya sih bawa, cuma tadi pagi terburu-buru, jadi ketinggalan, Pak”. Kami kebetulan saat itu berada di ruang tunggu orang tua murid




















