“Baik Om.. “Sudah lama aku mendambakan kamu Ananda” bisikku mesra di telinganya. Bokep Indo Dengan sopan aku menganggukan kepala kepada mereka, sambil tersenyum ramah. Yang di perkenalkan cuman tersenyum manis aja. “Semua itu benar adanya, apalagi dengan kamu memberikan sebuah lagu romantis buat diriku saat malam tadi” dengan lembut Ananda mengatakan itu.“Papa dan Mama sempat memuji, kalau kamu orangnya bisa menghargai seorang wanita” terangnya lagi. “Namanya Ananda aprilia putri, yang mempunyai hobby dengerin musik juga” sahut Dina lagi. “Adietya!” kataku pendek. Khayalanku buyar bersama teguran dari Dina mengingatkan kalau aku masih menggenggam tangan Ananda. “Tumben nih cafetari rame, sampai nggak ada satupun meja kosong” Kata Dina menambahkan. “Dan dia ini Diet, mahasiswa pindahan dari Jakarta yang mengikuti orangtuanya karena pindah tugas” Jelas Dina kepadaku. Pandanganku sesaat turun ke arah lehernya yang jenjang dan berakhir di kedua tonjolan




















