“Santai dulu ya om, sembari denger musik”.Dia pesen minuman, beralkohol lagi. Bokeb Diujung kepalanya ada setitik cairan bening. Pintu kututup dengan kaki, bibirnya yang langsung kucium dan kulumat. yeess.. Aku tak tahan dengan rangsangannya, aku tarik dia dari kontolku, kubaringkan dan kembali mulutku mengarah ke nonoknya. Kugenggam kontolku, kuarahkan ke nonoknya. Dengan gemas dia mainkan pentilku yang bekilatan itu. “Om mo makan apa, ada resto sunda, enak om, ato bosen ya orang Bandung kok diajak makan di resto sunda”.“Gak apa kok, kan resto sundanya di jakarta, pasti beda cara masaknya. teruss..yang.. yeess.. Aku menggeliat kegelian. Yang semula satu jari, kini kususulkan lagi jari lainnya.

