Sebenarnya aku lihat dia agak ragu melakukannya tapi aku memaksa dengan alasan kalau aku mencintainya dan tidak ingin menikah dengan orang lain.Seperti yang sudah di janjikan aku pergi ke stasiun tempat kami janjian, tapi berkali-kali aku telpon dia tidak juga di angkat. Laaaa….la…. Bokep Twitter saaa… yaaaang.. Dia membawaku masuk dan berkata sambil berjongkok di depanku yang sudah duduk di atas sofa “Maaf.. sana kamu hostes..” Teriaknya padaku.Sontak saja aku kaget dan langsung saja aku melarikan diri masuk ke dalam toilet, di sana aku menumpahkan kesedihanku. Kamipun sama-sama melumat bibir kami masing-masing bahkan nafas kami berdua sama-sama menggebu “OOOouuuggggghhh….. Dengan perlahan aku tuntun kontolnya masuk dalam memekku “Oooooouuuggghhhh……. Mungkin karena itu aku di terima kerja disni meskipun tanpa pengalaman sedikitpun.Tapi karena sudah bekerja di stand kosmetik akhirnya aku menjadi fasih bermake up.












