SATU. Bokep Tobrut Antara malu dan tak mengerti yang terjadi.bersambung Aku coba membiasakan diri dengan ini. Ini sepertinya polisi atau tentara jawa kuno.“Apa salahku?” ucapku dalam bahasa sepertinya bahasa jawa kuno. “Sudah lama mas?” tanyanya.Belum sempat menjawab…Kudengar suara derap kuda dokar mendekat. Antara malu dan tak mengerti yang terjadi.bersambung Kain yang dipakainya berbeda dengan gambaran busana jawa yang sering ada di film atau di sinetron. Kebetulan hanya 3 orang termasuk aku yang harus dijaga.“Coli itu begini loh…” kataku memperagakan dengan telunjuk jari kiri yang kuselubungi tangan kanan lalu kumajumundurkan.“Begini mas?” lalu dia meletakkan tombak dan menirukan.Memang ****** si Sentot ini.“Bukan begitu, cah pinter… tapi yang dikocok kontolmu”“Mana bisa mas, kan lemes begitu…..?”“Sini dekat sini….”Sentot mendekat ke kerangkeng yang mengurungku. Untung saja dia masih punya nafsu.Setelah beberapa kali remasan kontol Sentot mengeras juga.




















