Tapi sudahlah mulut saya sudah dalam posisi itu. Bokep Tante “Ayo kita pulang” saya mengingatkan, jam sudah menunjukkan jam 2 malam. Tapi “what the hell, what will be, will be”. Saya tidak berani memeriksanya lebih lanjut.“Pak, sekalian yang lain, mumpung gratis”. Saya dan Angelina tertawa ketika nampak adanya batu kecil di Ginjal sebelah kiri Pak Sebastian, Pak Sebastian langsung meringis kawatir.“Tenang saja Pak, masih kecil sekali, pakai obatpun saya harapkan bisa hilang”. USG (Ultra Sonografi) 3 dimensi berwarna. Setelah Pak Sebastian tidak lagi di ruang, tinggal saya bersama Angelina, “Jadi, Pak ?” suara Angelina kembali muncul, saya hanya bisa mengangguk-angguk ‘Ya, silahkan”. Saya memliki kisah yang terjadi tahun 2002 lalu. Saya telpon ke rumah beliau, dan beliau perintahkan untuk melakukan pengiriman barang jam 8 pagi besok di Rumah Sakit tempat beliau bekerja.




















