ada Thomas, di mana Dita LHA” tanya papa Dita, melepas sepatunya, sementara Leo langsung ke kamarnya
“Ngambil buku di kamar lagi om” jawab Thomas dengan lunak
“Ooohh .. Bokep kenapa di cap neraka” Thomas cemberut membuat Dita menghentikan aksinya
“Hihihhiiii … ntar Anda menambahkan panas” Dita tersenyum genit
“Hmmm .. ‘m tidak lapar” kata Dita yang secara naluriah meluruskan duduknya
“Fiuuhh sayang .. Matahari terasa begitu menyengat siang seragam Dita dibuat basah oleh keringat, serta pakaian terasa lengket. ya saya melanjutkan, om ya mau istirahat dulu” kata papa Dita, naik tanda
“Ya om … fiuuuuhh” jawab Thomas legaBeberapa saat kemudian, tersenyum Dita keluar-SENYUM“Untuuungg … huuuftt” bisik Thomas melemparkan napas
“Hihiiiii … hampir” kata Dita tertawa dan duduk di samping Thomas
“Lalu bagaimana sayaang, menanggung nih” kata Dita manja
“Sama .. Anda masih begitu dingin, saya sekarang mendapatkan terlalu panas” kata Thomas melirik dada Dita
“Hhihihiiiii ….




















