Han Han, kita bukanlah anak-anak kecil lagi! Bokep Montok Tetapi dengan kegiatan baru ini, ia butuh udara lebih banyak. Benar-benar pejantan tangguh!” Pikir Nirahai. teruss.. Nirahai….!”
Dara itu tergugah dari pesona dan menoleh lalu tersenyum penuh kebanggaan ketika ia mendapatkan sinar mata penuh kemesraan dan kasih sayang terpancar dari sepasang mata Han Han. Yang membuat aku sukar untuk dapat percaya, bagaimana mungkin scorang puteri bangsawan seperti engkau menghancurkan nasib dan masa depanmu sendiri? “Cairan keperkasaanmu terasa lain.”
“Sebenarnya … Itu bukan cairan keperkasaanku, tapi hawa keperkasaanku.”
“Hawa keperkasaan?”
Han Han mengangguk. Dara itu yang tadinya lari cepat tanpa bicara seperti orang termenung, menoleh dan mereka berdua saling pandang. Perjalanan jauh yang saya lakukan amat melelahkan.




















