Ada harapan yang besar terpancar dari kedua mata yang basah itu sewaktu menatapku. Ada luka di lututnya. Bokep Mom Mungkin mbak belum makan makanya pusing. Kejam tapi pengecut tukasku. Aku duduk mendekatinya. Terimakasih. Aku hisap lidahnya sambil aku emut bibirnya. Mulai dari pinggul sampai ke betis, aku nikmati bentuk tubuh indah yang sedang telanjang mandi di hadapanku.Sejenak aku berhenti di depan pintu kamar mandi. Tapi tubuh Ratih ramping. Lalu dengan pelan aku gendong dan aku letakkan di tengah tempat tidur. Pukul 11an malam. Baru nanti kita ngobrol banyak kataku berusaha mengerti yang sedang dipikirkan oleh wanita itu.Aku kurang begitu mengenal kota ini walau sebenarnya aku sudah beberapa kali datang ke sini untuk mendaki gunung. Kedua tangannya langsung memeluk leherku. Dua jatuh.Aku sedikit mundur sambil memperhatikan keadaan wanita itu.




















