Matanya melirik ke arah tangan dan tersenyum kala melihat darah segar masih menetes, ada bekas lecet pada tangan putih Luzia.“Lepaskan aku! Dengan segera, Rysh menaikan sebelah kaki Luzia ke atas kursi, ia memasukan kejantannya dan terkekeh saat Luzia terlihat kaget.Luzia hampir saja menjerit saat selaput daranya robek, ia menggigit bibirnya kuat dan membuat sedikit darah keluar dari bekas gigitan. Bokep Family Terhipnotis dan Luzia kembali mengecup bibir Rysh. Suara erangan Luzia terdengar begitu lirih, menggoda dan menjadi semangat untuk Rysh melakukan lebih. Hanya rasa sakit yang terus bertambah, bahkan tulangnya terasa sangat lemah. Kali ini ia benar-benar mengabaikan harga dirinya, ia merasa penderitaannya sedikit ringan saat Rysh menyentuhnya. Sudah tak bisa ia tahan, sudah cukup ia di siksa.“Rysh!” panggil Luzia dengan suara parau, ia sudah berteriak sangat banyak hari ini, tenggorokannya terasa sakit.Entah sudah berapa lama ia




















