Bulan ketiga, setiap murid mempunyai buku masing masing. Ketika Xia mengetahui bahwa harapan murid muridnya telah hilang bagaikan asap. Bokep Cina Xia sangat sedih akan kondisi seperti itu. Xia membuka bajunya, dan melihat tubuh telanjangnya di depan cermin.Xia bersumpah akan memakai tubuhnya yang indah untuk mewujudkan impian dari murid muridnya untuk bisa kembali sekolah. Malam itu di dalam diary nya Xia menulis “Sang walikota tidak bisa dibandingakan dengan tamu pertama nya lebih parah dan lebih kejam akan tetapi paling tidak tamu nya telah membayar dan memberi uang”Xia mengirimkan semua uang penghasilannya kepada kepala sekolah dengan mengirit irit biaya untuk hidup nya dengan harapan bisa mengirim lebih banyak lagi ke kepala sekolah.




















