Ia pun berpegangan ke kedua pahaku. “Okee jadi jangan lupa yah. Bokep Indo Live Lagian sih lu ga bilang-bilang kan gw refleks.”“Ssssttt… Diem-diem aja jangan bilang-bilang dennis yah, gw malu” kataku.“Yaelah Jay, tenang aja. “Oh.. Sejenak terpikirkan untuk mengajak Maya.Langsung saja aku hilangkan dalam pikiranku untuk mengajak Maya. Karena kami habiskan untuk saling mengenal diri kami masing-masing. Dan aku lihat harga pun tidak terlalu mahal tidak seperti di Bali.Esok paginya aku telepon hotel tersebut. Gw pengen short escape dari Jakarta nih” ujar Maya. Sedikitnya aku lega ternyata Maya tidak marah, malah ia mulai mendekatiku untuk membalasku dengan air. Campur aduk antara malu, lega, samaaaa….




















