Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Film Porno Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Air mataku jatuh tanpa terasa. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. “Ah…wanita gampang sekali untuk menangis,” batinku. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Duh, betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.“Ummi… Ummi, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Tapi Abi kan manusia biasa. “Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda…” Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak.Hamil muda?!?!










