Matanya melotot hampir copot ketika memandang buah dadaku yg masih ditutupi BH hitam tersebut.“Ayolah Pak. Bokep Mama Dgn begitu tangannya bisa menggeraygi payudaraku.Tangannya kini dgn leluasa berpindah-pindah dari pinggang, meremas pantat dan meremas payudaraku yg menggelantung berat ke bawah. Matanya melotot mengamat-ngamati buah dadaku. Ia ingin pakai doggy style rupanya.Aku yg masih lemas hanya bisa mngangkat pinggulku sedikit ,sedangkan kepalaku tetap tertunduk dimeja. Kalo ga ngumpulin nilai tugas sy bisa nol. Ditariknya pelan kemudian didorongnya. Kemudian kuangkat pantatku dan mengarahkan memekku kek0ntolnya. Kurang ajar pikirku emang aku pelacur murahan yg bisa dibayar, apalagi dibayar dgn buku. “Aya naon?”katanya sambil mencuri-curi melihat ketubuhku.Waktu itu aku cuma mengenakan kaos oblong ketat dan semi transparan, sehingga lekuk buah dadaku tercetak.




















