Tertawa kecil. Bule? Bokep Crot “Kamu lebih serius, kan?” Jay menatap lekat pandangan mataku. Dan entah kenapa pula aku mau melakukan hubungan seks itu dengan Chie. “Ray…” kudengar gadis itu meratap terisak dalam dekapanku. “Dasar! Aku sedikit terguncang. Pertanyaan yang sangat sukat untuk kujawab. “Aku… aku kangen Papa,” suara gadis itu terdengar gemetar. Dan hanya satu gadis untukmu. Egois.”
Tuduhan itu membuatku terdiam. “Sial lu, Jay.”
Jay tertawa, mengambil tempat di kursi di depanku, menatapku lekat dari ujung rambut sampai ke ujung kaki. Beginikah perasaanmu sesungguhnya? Dan hanya satu gadis untukmu. “Kamu lebih serius, kan?” Jay menatap lekat pandangan mataku. “Ray…”
Chie mengerang lirih saat batang kemaluanku menusuk liang kemaluannya. “Chie..” desahku. Chie, gadis penuh pesona.Januari 1999“Raaayy! Oh God.Jay memang harus diakui memiliki hati dan jiwa yang sungguh luar biasa.




















