Aku tak tahu benar mengapa dia dan suaminya tak punya anak, dan entah apa yang dikatakan ibuku mengenai hal itu untuk menghibur dia.Apalagi? Bokep Mom Tante Ratih semakin tersengal-sengal, rangkulannya di punggung dan kepalaku semakin erat. Dan ini masalahnya. Perempuan tua ini pernah bertengkar dengan Tante Ratih karena urusan sepele. Kuingat kata-kata pelatih sepakbola-ku. Aku juga nekad mencoba kalau mereka main catur di rumah Tante Ratih. “Seandainya kau tahu betapa ******-ku lebih keras lagi sekarang ini,” kataku dalam hati. “Enak sekali Tante”, bisikku dekat telinganya. Kalau sudah main catur bisa berjam-jam. Om Hendra kuning. Dia julurkan lidahnya yang aku hisap-hisap dan perasan airludahnya yang lezat kureguk. “Tak apa-apa Dit,” katanya mencoba menenangkan aku. “Iya enak sekali Dit. Sudah ya? Saya mendengar ini terkadang jadi keluh-kesahnya pada ibuku.




















