Dua cambukan menghajar punggungku dengan keras. Aku juga tidak dapat terus-terusan tinggal diam di situ karena aku tidak punya pakaian selembar pun. Bokeb Tes. Sampai di batas pepohonan yang menutupiku dengan jalan raya kecil itu, aku mulai ragu. Keringatku membasahi tubuhku dengan deras membuatku semakin lemas.Sementara itu, punggungku terasa amat sakit akibat cambukan dan bagian depan tubuhku dan daerah sekitar kemaluanku masih memerah akibat siksaan panas lilin tadi malam. Tetapi aku juga tidak tahu jalan lain untuk menuju tempat Nyonya Hana menunggu selain melalui jalan itu. Setidaknya, anjing masih diberikan makanan secara teratur dan disayang oleh majikannya. Mungkin sekitar pukul setengah dua belas.




















