Menjelang memasuki gerbang perumahan yang masih sepi dari penghuni ini, hampir aku mengumpat keras, ketika ingat kalao DVD playerku masih berada di tukang service yang seharusnya sudah bisa diambil beberapa hari yang lalu dan sekarang, gila aja kalau aku harus putar balik menembus kemacetan Jakarta hanya untuk mengambil benda itu.Aaaah aku ingat mas Budhi satu-satunya tetangga terdekatku yang rumahnya bersebelahan dengan rumahku, aku bisa pinjam dia kembali aku bernafas lega. ketika berdua begini aku jadi kaya mati angin sementara mba Astrid masih bersikap wajar” Waah.. Bokep Mama dan aku merasa sudah melukai hati Puspa dan mas Budhi” terdengar suara mba Astrid serak” Malu kepadaku..? Biasanya mas budhi langsung buka pintu.” Eeeiii Bimooo sorry yaayo masuk pagar ga dikunci kan..?” seru suara wanita yang sangat aku kenal, mbak Astrid istri mas Budhi keluar dari pintu dengan pakaian tidurnya




















