Pelukan Mama makin erat saja, dan selangkangan kami kini sdh basah kuyup oleh cairan vagina Mama. Karena Mama tdk bilang apa-apa, aku beranikan diri menyingkap daster itu hingga tersingkap hingga setengah punggungnya. Bokep Mama Malamnya, Mama dan Papa berembuk. Aku pikir karena Mama sdh memelukku, maka akupun tak apa memeluknya. Kupandangi wajah Mama yg cantik itu. Mama mana nafsu dgn lelaki itu. Mulutku tdk pernah tinggal diam. Begitu sucinya selangkangan Mama. Karena selain berselingkuh itu adalah sesuatu yg disukai jin-jin itu, maka berselingkuh dgn anak sendiri adalah hal yg paling disukai mereka. “Syarat ini jelas berat. Maka, sekarangpun Papamu tahu bahwa kita merugi karena ulah sumpah kita sendiri.”
“Terus?” dalam hati aku berteriak kegirangan. Kami bersumpah sendiri-sendiri dgn sang dukun memegang jidat kami dan mengasapi dgn kemenyan. Apakah Papa masih merugi walaupun aku dan Mama telah melakukan ritual?




















