kami berpelukan.aku tetap menindihnya tak ingin mencabut senjataku dari liangnya.kuseka keringat di wajahnya, wajahnya tersenyum manis memencarkan kenikmatan yg tiada tara.”terima kasih sayang”,Kau wanita yang hebat””kau membawaku kesurga”, kukecup keningnya”mas aku cinta kau..jangan tinggalkan aku”suaranya lemah setelah kejadian malam itu, aku menunggu utk menidurinya lagi. Bokep Thailand kuputar tubuhku ke posisi tradisional, Reva tampaknya keberatan. ia berjalan didepanku. inilah rasa yg sampai skrg tidak bisa dijelaskan dan tak bernama. Reva mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjelajahi mulutnya. .” setelah 10 menit yg rasanya seperti sepuluh thn.tubuh Reva mengejang terdiam, suaranya tersendat-sendat, “EGH…EGH…EGH…” Reva memelukku erat. kulit kami bergesekan membawa sensasi nikmat. pantatku bergoyang mengikuti gerak jari-jari Reva.




















